Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) Tingkat Muda dengan Penggerak Non Listrik dan Diklat Refreshing PPKA pada awal Februari 2026 di Balai Pertemuan Cakrabuana Kantor Daop 3 Cirebon.
Rangkaian penguatan kompetensi ini juga dilanjutkan dengan Diklat Refreshing Tenaga Pemeriksa Jalur dan Bangunan Kereta Api Tingkat Pelaksana Bidang Jalan Rel dan Diklat Refreshing Petugas Langsir serta Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Sarana Perkeretaapian dengan Penggerak Listrik Tingkat Pelaksana yang dilaksanakan pada pertengahan Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan petugas sarana, prasarana dan operasional lapangan dalam menjaga keandalan infrastruktur serta kelancaran pergerakan kereta api.
Terbaru, pada Selasa (24/2), kembali dilaksanakan Diklat Refreshing Awak Sarana Perkeretaapian Manual Tingkat Pertama dengan Penggerak Non Listrik yang bertempat di Gedung Cakrabuana sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan setiap awak sarana memiliki kompetensi teknis dan kesiapan operasional yang optimal sesuai standar keselamatan perkeretaapian.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa pelaksanaan seluruh rangkaian diklat tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta kesiapsiagaan seluruh petugas operasional dalam menghadapi lonjakan perjalanan selama periode Angkutan Lebaran 2026.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Melalui kegiatan diklat dan refreshing ini, kami memastikan seluruh petugas memiliki kesiapan mental, teknis, serta pemahaman prosedur kerja yang optimal dalam mendukung operasional yang aman dan selamat,” ujar Muhib.
Dalam kegiatan diklat ini, peserta yang berasal dari pekerja operasional, selain mendapatkan materi kompetensi diklat masing-masing, juga memperoleh pembekalan terkait Safety Refreshing dari Tim Safety Improvement (SI) dengan tema “Perjalanan Kereta Api dan Pekerja yang Selamat”. Materi tersebut menekankan pentingnya fokus, koordinasi, serta keterhubungan antarpetugas dalam menjaga keselamatan perjalanan.
Selain itu, peserta juga mengikuti kunjungan dan praktik langsung di beberapa lokasi operasional kereta api yang berada di Daop 3 Cirebon sebagai sarana peningkatan pemahaman terhadap cara pengoperasian peralatan yang digunakan, serta cara komunikasi dan koordinasi lintas fungsi.
“Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap petugas mampu mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan sesuai prosedur, terutama dalam situasi gangguan operasional di lapangan,” tambah Muhib.
“Melalui program diklat yang berkelanjutan, KAI Daop 3 Cirebon optimis kualitas SDM yang dimiliki mampu mendukung terciptanya operasional perkeretaapian yang selamat, andal, dan profesional selama Angkutan Lebaran 2026. Kami ingin masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api merasa aman, nyaman dan menyenangkan,” tutup Muhib.

Posting Komentar