Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam memberikan kemudahan akses transportasi yang terjangkau sekaligus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan.
“Program tarif reduksi ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam mendukung civitas akademika dan alumni perguruan tinggi melalui kemudahan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujar Muhib.
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, khususnya civitas akademika dan alumni perguruan tinggi. Ke depan, KAI Daop 3 Cirebon akan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi agar semakin banyak yang dapat memanfaatkan program tarif reduksi ini.
Tarif reduksi sebesar 10% ini diberikan kepada dosen, tenaga pendidik aktif, serta alumni yang terdaftar secara resmi pada perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan KAI Daop 3 Cirebon.
Adapun daftar perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan KAI Daop 3 Cirebon, yaitu:
• Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC): Berlaku hingga 19 Mei 2028
• Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ): Berlaku hingga 20 Mei 2028
• UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon: Berlaku hingga 16 Desember 2028
Diskon tarif reduksi tidak berlaku untuk KA lokal, tarif khusus, promosi, serta kelas Priority, Imperial, Luxury, Panoramic, Compartment, dan kereta wisata.
Program tarif reduksi berlaku untuk perjalanan kereta api jarak menengah dan jauh pada kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Tiket dengan tarif reduksi dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI setelah pelanggan melakukan proses registrasi dan verifikasi data.
Adapun persyaratan registrasi bagi civitas akademika dan alumni antara lain menunjukkan identitas diri yang masih berlaku, kartu dosen atau tenaga pendidik aktif, serta kartu anggota alumni atau ijazah. Proses registrasi dilakukan melalui Customer Service di stasiun untuk verifikasi dan input data.
“Melalui program ini, kami berharap dapat mendukung aktivitas pendidikan, penelitian, maupun kegiatan akademik lainnya dengan menghadirkan pilihan transportasi yang efisien dan ekonomis. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api,” tutup Muhib.

Posting Komentar